Klik disini untuk login     |     Klik disini untuk Registrasi
Catatan Antyo Rentjoko
Antyo Rentjoko (Tyo), seorang blogger dengan nama alias Paman Tyo dan Mas Paman, punya beberapa lahan, yang utama di Blogombal. Salah satu pendiri dagdigdug.com ini, sebelum menjadi ronin, pernah menjadi jurnalis pada beberapa penerbitan di lingkungan Kompas Gramedia.
—Antyo Rentjoko
Balap F1 Singapura di Jakarta
Oleh Antyo Rentjoko - 28 September 2008 - Dibaca 245 Kali -

Saya tak menonton F1 di Tumasik karena dua hal. Pertama karena tak punya ongkos. Kedua karena bertahun-tahun diracuni seorang editor senior di Gramedia Majalah, namanya Eddy Suhardy. Dia bilang, “Nonton F1 di sirkuit itu percuma. Kepala kita cuma gini soalnya mobil cuma ngueng-ngueng-ngueng wuezzz cepet banget di depan mata kita.”

“Gini” yang dia maksudkan adalah peragaan kepala menoleh dari kanan ke kiri lalu ke kanan lagi dan seterusnya.

Ah sudahlah. Saya malah memikirkan hal lain. Bahwa Singapura itu maju dalam segala hal, itu soal yang menjengkelkan untuk kita didiskusikan.

Akan tetapi izinkanlah saya menambah kejengkelan Anda. Saya mengangankan jalan protokol Jakarta seperti jalanan utama Singapura. Bisa dipakai buat balapan F1. Kalau kolam renang bisa dibangun sesuai standar olimpiade dan lapangan glf bisa dibikin sesuai standar dan selera para juara dunia, mengapa jalan raya tak dibangun sesuai standar F1?

Bahwa jalan di Ibu Kota itu nantinya tak dipakai buat balapan, itu lain soal. Yang penting pembuatan dan perawatannya bagus. Tak ada gronjalan penghajar kaki-kaki mobil dan motor. Lebih penting lagi — aha ini dia! — pemakaiannya benar.

Jalanan mulus tanpa penegakan hukum hanya akan menjadi lahan parkir yang menyenangkan (tapi aspal akan melesak karena beban statis?) dan sirkuit liar bagi siapa pun ingin membuktikan keunggulan otomotif (itulah sebabnya ada swasaya sesat bernama polisi tidur).

Untuk urusan proyek nonfisik itulah kita keteteran. Kita menyukai low enforcement, bukan law enforcement. Dengan atau tanpa F1, kita semua adalah orang-orang menjadikan diri sebagai hukum.

(Kirim ulang dari artikel yang hilang)

Tags: , , , , ,

Share on Facebook    
3 tanggapan untuk “Balap F1 Singapura di Jakarta”
  1. Edi Taslim,
    — 5 Oktober 2008 jam 1:28 am

    paman tyo, kalo di jalanan jakarta cocoknya balapan motor cross. Polisi tidur bagus buat jumping dan one handed superman :) Tp setuju banget, lemahnya law enforcement di kita berimbas ke banyak aspek, termasuk moral. btw, salut krn paman tyo msh sempat dan mau nulis satu blog lagi di Kompasiana. Salam.

    ——–

    waduhhh mau nambahin superball di mana-mana? :) bisa rontok jiwa maupun raga warga. :)
    [tyo]

  2. zainal abidin,
    — 23 Maret 2009 jam 1:38 pm

    Tapi sekarang kita sudah bisa berbangga bang Antyo, karena kita udah punya Street Circuit, yah meski tak semewah Singapura, dan berkelas B, tapi lumayanlah…

  3. Chloe Lee,
    — 27 Juni 2009 jam 7:03 am

    Singapore Hotels - Serviced Apartments - Cheap Hotel Alternatives
    mau tau hotel murah di singapura orchard road? harga S$85 -
    S$195! boleh 1 atau 6 orang tinggal! NO. Bukan di Geylang!
    Bukan di Chinatown! YES! Di ORCHARD ROAD!

    Website With Full Details Available At:
    http://www.thehotelalternatives.com

    * Free Internet
    * Cable TV 25 Channels
    * DVD Player dan Movies
    * 5 to 10 minute jalan ke Orchard MRT station
    * ada Kitchen (Rice Cooker, Microwave, Fridge, Electric
    Stove, Toaster, Coffee Machine, Utensils, Pots & Pans)
    * ada Laundry
    * ada Housekeeping, Hari Hari!
    * Swimming Pool
    * Tennis Court
    * BBQ
    * Ke Mount Elizabeth Hospital boleh jalan 10 minute / angkat
    teksi 2 minute, S$3 saja!!!
    * Ke NUS, Ngee Ann Poly banyak sekolah angkat Bus 75,
    S$1.50 saja! 15 to 20 minute boleh sampai!

    *Limited Vacancies. Book Them NOW!
    SKYPE Us! ID: hotelalternatives
    MSN: hotelalternatives@hotmail.com
    YAHOO: thehotelalternatives@yahoo.com
    CALL: +65 61007708

kirim komentar

  • Isikan kode keamanan di samping.
  • Jika kata tidak dapat terbaca klik tombol "get a new challange".
  • Pastikan komentar anda disimpan juga ditempat lain sebagai backup.
  • the Outliers..(ndilalah) the opinion makers.. Menarik sekali mengikuti perjalanan sosialisasi bank syariah ke berbagai kalangan masyarakat, dan mengamati respon yang ...
    oleh Janu Dewandaru - Juli 4, 2009 : 8:05 am
  • Menuju Perbankan Syariah Yang Berdasarkan Sistem Bagi Hasil Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. ...
    oleh Andi wardiman - Juli 3, 2009 : 3:56 pm
  • Artikel lomba harus ditayangkan di blog pribadi/situs pertemanan peserta. Baca Ketentuan Lomba lainnya