Klik disini untuk login     |     Klik disini untuk Registrasi
Catatan Antyo Rentjoko
Antyo Rentjoko (Tyo), seorang blogger dengan nama alias Paman Tyo dan Mas Paman, punya beberapa lahan, yang utama di Blogombal. Salah satu pendiri dagdigdug.com ini, sebelum menjadi ronin, pernah menjadi jurnalis pada beberapa penerbitan di lingkungan Kompas Gramedia.
—Antyo Rentjoko
Setelah Alamat Siswa Kemudian KK, KTP dan Surat Nikah?
Oleh Antyo Rentjoko - 11 Oktober 2008 - Dibaca 2981 Kali -

Percuma saya menjelaskan kepada anak-anak saya yang masih di bawah umur agar hati-hati dalam mengungkap identitas di internet. Misalnya alamat rumah. Kenapa? Lihatlah yang dilakukan oleh Depdiknas. Sungguh amat sangat mendidik nian: mengumumkan identitas 36 juta siswa, termasuk tanggal lahir dan alamat rumah. Seluruh data siswa Indonesia, sejak SD sampai SMA (sampai siang ini 36.782.605 anak) bisa diunduh sebagai berkas Excel.

Unsur “dik” dalam akronim “depdiknas” adalah “pendidikan”. Pastilah dalam lembaga itu isinya para ahli pendidikan sehingga tahu apa artinya konten yang mendidik. Termasuk dalam konten yang mendidik itu adalah privasi dan keamanan si empunya nama. Maka melalui sajian info itu saya menjadi warga yang sedang belajar memahami pendidikan. Tepatnya pendidikan versi diknas yang supercerdas.

Saya mendapatkan kabar ini dari Budi Putra. Dia sudah meneropong masalahnya di blognya dengan tajam: “Stupidity in the New Media Era“. Blogger lain, misalnya Treespotter, menulis “This is very serious and one wonders why the Ministry done it in the first place.” Adapun Fajar Jasmin menyatakannya dengan tajuk “This Could be Stopped“.

Sudah jelas kan pesan mereka? Saya tak perlu mengulanginya. Saya hanya khawatir data itu akan ditambah dengan nomor telepon semua anggota keluarga, gambar KK dan KTP orangtua, nomor rekening bank, NPWP, surat nikah, dan informasi lain yang menurut negara harus dipublikasikan.

Saya berlebihan? Maafkan kenaifan saya. Maklumlah saya bukan ahli pendidikan apalagi ahli internet.

Tags: , , , ,

Share on Facebook    
3 tanggapan untuk “Setelah Alamat Siswa Kemudian KK, KTP dan Surat Nikah?”
  1. Kecelakaan Bernama Publikasi Data Siswa « fokus | dagdigdug,
    — 7 Januari 2009 jam 5:12 pm

    [...] dengan segala baik sangka anggap saja publikasi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) itu sebuah ketidaksengajaan akibat ketidaktahuan dan ingin lebih terbuka daripada masyarakat paling [...]

  2. DEDI,
    — 20 Januari 2009 jam 8:31 pm

    kenapa sulit sekali meng akses SEGALA JENI NISN

  3. DEDI,
    — 20 Januari 2009 jam 8:33 pm

    di setiap web site ngak mau tebuka…..?
    bantuin donk…!

kirim komentar

  • Isikan kode keamanan di samping.
  • Jika kata tidak dapat terbaca klik tombol "get a new challange".
  • Pastikan komentar anda disimpan juga ditempat lain sebagai backup.
  • the Outliers..(ndilalah) the opinion makers.. Menarik sekali mengikuti perjalanan sosialisasi bank syariah ke berbagai kalangan masyarakat, dan mengamati respon yang ...
    oleh Janu Dewandaru - Juli 4, 2009 : 8:05 am
  • Menuju Perbankan Syariah Yang Berdasarkan Sistem Bagi Hasil Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. ...
    oleh Andi wardiman - Juli 3, 2009 : 3:56 pm
  • Artikel lomba harus ditayangkan di blog pribadi/situs pertemanan peserta. Baca Ketentuan Lomba lainnya